Minggu, 30 Desember 2012

godaime Kazekage ( Gaara )


(我愛羅, Gaara)
Gaara of the Sand (砂の我愛羅, Suna no Gaara)
Gaara of the Sand Waterfall (砂瀑の我愛羅, Sabaku no Gaara; English "Gaara of the Desert")
Fifth Kazekage (五代目風影, Godaime Kazekage)

Debut
Manga: Chapter #35
Anime: Naruto Episode #20
Movie: Naruto the Movie 2: Legend of the Stone of Gelel
Video Game: Naruto: Ultimate Ninja
OVA: Hidden Leaf Village Grand Sports Festival!
Muncul dalam Anime, Manga, Game dan Movie

Pengisi Suara
English: Liam O'Brien
Japan: Akira Ishida

Personal
Tanggal Lahir: 19 January
Gender: Pria
Umur: Part I: 12-13, Part II: 15-16
Tinggi: Part I: 146.1cm-148.1cm, Part II: 166.1cm
Berat: Part I: 39kg-40.2kg, Part II: 50.9kg
Gol. Darah: AB
Bijuu: Shukaku (Forms)
Klasifikasi: Jinchūriki

Jabatan:
- Kazekage
- Komandan Resimen Pasukan Aliansi Shinobi
- Komandan Divisi 4

Afiliasi: Sunagakure
Tim: Tim Baki, Divisi Keempat

Rank
Ninja Rank
Part I: Genin
Part II: Kage

Ninja Registration: 56-001
Lulus Akademi: 12 Tahun
Promosi Chūnin: 14 Tahun

Keluarga:
Kazekage Keempat (Ayah)
Karura (Ibu)
Kankurō (Kakak)
Temari (Kakak)
Yashamaru (Paman)

Elemen: Angin (Fuuton)
Jutsu:

- Kūsa Bōheki : Dinding Pasir yang dibuat Gaara untuk melindungi desa dari serangan bom C3 miLik Deidara.

- Suna no Yoroi : Pelindung dari pasir seperti baju besi yang meningkatkan pertahanan tapi mengurangi kecepatan gerak.

- Sabaku Sōtaisō : Menutupi musuh dengan beberapa lapisan materi berturut-turut, sebelum mengompresinya ke dalam bentuk piramida besar yang bertindak untuk memenjarakan target setelah selesai.

- Sabaku Fuyū : Membuat pasir yang dipijak untuk bisa melayang di udara.

- Tanuki Neiri no Jutsu : Teknik pura-pura tidur yang digunakan Gaara untuk membangunkan Shukaku.

- Gokusa Maisō : Digunakan Gaara untuk menelan lawan dalam pasir hisap sedalam 200 meter di bawah tanah.

- Ryūsa Bakuryū : Tsunami pasir yang bisa dikendalikan untuk mengubur musuh.

- Sabaku Kyū : Menyelimuti musuh dengan pasir sehingga musuh tidak bisa bergerak.

- Sabaku Rō : Teknik penjara pasir dengan menggunakan bentuk tangan Shukaku untuk menangkap lawan.

- Sand Bullet : Membentuk bola kecil yang terbuat dari pasir dan mengkompresnya untuk meningkatkan kekerasannya. Bola ini bisa menyerang lawan dengan kecepatan dan kekuatan yang dapat membuat mereka tidak sadar.

- Suna Bunshin no Jutsu : Teknik ini digunakan untuk membuat klon dirinya sendiri atau orang lain.

- Suna Shigure : Setelah pasir dibentuk ke dalam gumpalan kecil yang tak terhitung jumlahnya, Gaara menggunakan mereka untuk menyerang musuh dari segala arah.

- Suna Arare : Gaara mengumpulkan pasirnya menjadi gumpalan besar dalam bentuk besar sepert formasi batu dan kemudian menjatuhkannya dari langit ke lawan-lawannya sehingga sulit untuk menghindar. Sama seperti Suna Shigure (Hujan Pasir), ini dapat mengalihkan perhatian musuh dengan serangan udara, dan membuat mereka terbuka untuk mendapatkan serangan dari bawah.

- Suna no Kanchi : Gaara dapat merasakan kehadiran serta posisi musuhnya dengan menyebarkan kuantitas signifikan pasir khususnya kedalam wilayah yang ditargetkan, pengguna dapat membedakan keberadaan setiap musuh yang datang jika target menyentuh pasir milik Gaara.

- Suna Shuriken : Teknik yang digunakan Gaara dalam bentuk Shukaku mini. Dia menyusun bentuk tangan pasirnya ke shuriken yang tak terhitung jumlahnya, dan ia mengayunkan mereka berdua.

- Sabaku Sōsō : Setelah menyelimuti musuh dengan menggunakan Sabaku Kyū atau Suna Shigure, kemudian Gaara meledakkan pasir tersebut untuk menghancurkan musuh.

- Sabaku Taisō : Teknik untuk menciptakan gelombang kejut pasir yang kuat & apa pun yang terkubur di dalam pasir, selanjutnya akan dihancurkan.

- Suna no Tate : Pertahanan pasir Gaara yang sangat kuat, Gaara berada dalam cangkang pasir yg sangat keras.

- Rendan: Suna Shigure : Sebuah versi lebih kuat dari Hujan Pasir (Suna Shigure) Gaara. Gaara menciptakan puluhan peluru pasir yang ia gunakan untuk menghujani musuhnya.

- Daisan no Me : Mata Ketiga

- Saikō Zettai Kōgeki: Shukaku no Hoko : Seperti perisai, Gaara meremukkan bahan yang paling sulit dari tanah menggunakan pasir, kali ini dalam bentuk tombak berkapak, dalam bentuk tangan Shukaku.

- Saikō Zettai Bōgyo: Shukaku no Tate : Gaara membuat mainan seperti replika dari siluman berekor satu Shukaku yang mengenakan topi pedesaan bertepi lebar, yang kira-kira tiga kali ukuran Gaara. Ini adalah pertahanan terkuat Gaara.

- Fūton: Daitoppa : Ini adalah teknik yang relatif sederhana yang menciptakan angin secara tiba-tiba, tetapi skala yang sangat bervariasi tergantung pada pengguna. Jika digunakan oleh seorang shinobi yang unggul, ia memiliki cukup daya destruktif untuk merobohkan sebuah pohon besar. Gaara menggunakan ini dalam bentuk perubahan Shukaku.

- Fūton: Mugen Sajin Daitoppa : Teknik ini digunakan Gaara dalam bentuk miniatur Shukaku. Mirip seperti Fūton: Daitoppa.

Profil :

Gaara adalah anak ketiga dan termuda dari Kazekage Keempat dan Karura, dan adik dari Temari dan Kankuro. Sebelum kelahiran Gaara, ayahnya memerintahkan Chiyo untuk menyegel siluman berekor satu Shukaku dalam dirinya, dengan harapan bahwa Gaara akan menjadi senjata pamungkas untuk Sunagakure karena dia satu-satunya dari tiga Kazekage yang cocok dengan Shukaku. Ia lahir prematur dan karena itu, adalah bayi yang luar biasa kecil dan lemah.

Gaara terlindungi setiap saat oleh perisai pasir, tetapi dia harus menderita insomnia seumur hidup sebagai efek sampingnya. Gaara tak akan pernah bisa tidur karena ketika dia tidur, Shukaku akan menguasai tubuh dan pikirannya.

Setelah kematian ayahnya yang merupakan Kazekage, Gaara pun menjadi Kazekage berikutnya. Kakaknya, Temari dan Kankurou menjadi jounin di desa Sunagakure dan mendampingi Gaara dalam menjalankan tugas-tugasnya. Marga asli Gaara adalah 'Rei'. Julukannya adalah 'Sabaku no Gaara' atau bila diartikan adalah 'Gaara si Pengendali Pasir'.

Pada awal kemunculannya, tokoh Gaara dianggap sebagai tokoh antagonis yang mengerikan karena sifatnya yang kejam dan tidak segan-segan membunuh lawan. Ia membuat Rock Lee cedera parah dalam pertarungan di ujian Chuunin, dan berniat mencelakai teman-teman Naruto. Bahkan penduduk Sunagakure menganggap ia monster dan menjauhinya. Karena kesepian dan kurang perhatian sejak kecil, makanya tumbuh besar tanpa mengenal cinta dan beranggapan tujuan hidupnya adalah membunuh.

Pertarungan melawan Naruto seusai Ujian Chuunin membuatnya berubah pikiran. Ia berubah menjadi orang yang lebih baik, peduli sesama, dan rela berkorban demi ketentraman desanya. Ia pun ingin mengubah cara pandang penduduk Sunagakure terhadap dirinya, makanya ia mau diangkat menjadi Kazekage kelima dan melindungi desanya.Pada saat pertemuan kelima Kage, Gaara juga muncul sebagai Kage termuda dari seluruh lima Negara Shinobi terbesar.

Di awal serial Naruto Shippuden, Gaara sekarat sehabis bertarung melawan anggota Akatsuki (Deidara), dan akhirnya meninggal karena diekstraknya Shukaku secara paksa oleh Akatsuki. Tetapi, berkat bantuan nenek Chiyo dan Sakura, serta Naruto yang rela memberikan sebagian chakranya, Gaara hidup kembali.

Karena Gaara telah menjadi teman dekat dengan Naruto, ia mampu mengubah pikiran orang tentangnya, seperti Matsuri yang sangat takut senjata, Ōnoki dalam KTT Kage, membujuk praktis seluruh bangsa shinobi sebagai tim sebelum perang, dan bahkan Naruto sendiri ketika merenungkan apa yang dia akan memilih untuk melakukan sebagai teman Sasuke. Hal ini tampaknya menjadi ciri serupa dari Naruto, cara untuk menunjukkan bagaimana ia telah berubah dari sebelumnya. Tidak hanya itu,i karena ikatan dekat dengan Naruto, ia juga telah ditunjukkan untuk membuang dendam atau kebencian terhadap siapa pun, bahkan termasuk ayahnya, yang bertanggung jawab untuk membuat masa kecil Gaara sengsara. Dia mengaku telah memaafkan ayahnya atas tindakannya lama, tapi menangis secara terbuka setelah mengetahui bahwa ibunya benar-benar sangat mencintainya dan bukannya mengutuk keberadaannya.

Di perang dunia Shinobi Keempat, Gaara dihadapkan untuk melawan para kage terdahulu, ia dan bentrok dengan sang ayah yaitu Kazekage Keempat dan Mizukage Kedua, meskipun dibuat sangat kerepotan akhirnya Gaara berhasil mengalahkan mereka berdua kemudian menyegelnya. Di lokasi medan perang, Gaara dan yang lain dikejutkan dengan kehadiran Madara yang juga di Edo Tensei Kabuto, bersama pasukan Aliansi Gaara mencoba melawannya, para Kage pun akhirnya bergabung dengan Gaara untuk melawan Madara tetapi mereka gagal dan keadaan para Kage saat ini diketahui sekarat, termasuk Gaara.

Sumber: Dunia Naruto Indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Join With Faat On Facebook

Pengikut

Template by:

Free Blog Templates